Momentum Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 menjadi bagian penting dalam perjuangan dan konsolidasi gerakan buruh di Indonesia. Dalam rangka mengevaluasi serta mempertanggungjawabkan seluruh rangkaian kegiatan May Day 2026, BARREL GSPMII secara resmi menyerahkan laporan kegiatan kepada Ketua Umum DPP GSPMII, Muhamad Irayadi.
Penyerahan laporan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga transparansi, kedisiplinan administrasi, serta penguatan gerakan perjuangan buruh yang berkelanjutan. Laporan kegiatan memuat berbagai agenda yang telah dilaksanakan selama peringatan May Day 2026, mulai dari aksi solidaritas, konsolidasi massa buruh, pendidikan organisasi, hingga penyampaian aspirasi ketenagakerjaan.
Dalam kegiatan tersebut, BARREL GSPMII menyampaikan bahwa peringatan May Day 2026 bukan hanya menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum perjuangan kolektif kaum pekerja dalam memperjuangkan hak-hak normatif dan kesejahteraan buruh di Indonesia.
Ketua Umum DPP GSPMII, Bung Muhamad Irayadi, SH., MH., memberikan apresiasi atas kerja kolektif dan soliditas seluruh jajaran BARREL GSPMII dalam menyukseskan rangkaian kegiatan May Day Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa gerakan buruh harus terus menjaga persatuan, militansi, serta memperkuat pendidikan kader dan advokasi terhadap persoalan ketenagakerjaan.
Peringatan May Day 2026 sendiri di berbagai daerah diwarnai dengan tuntutan terkait pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berpihak kepada buruh, penghapusan sistem outsourcing, penolakan upah murah, serta perlindungan terhadap pekerja dari ancaman PHK massal.
BARREL GSPMII berharap laporan kegiatan ini dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan strategis dalam memperkuat gerakan organisasi ke depan. Dengan semangat solidaritas dan perjuangan, GSPMII terus berkomitmen menjadi wadah perjuangan pekerja manufaktur yang independen, progresif, dan berpihak kepada kaum buruh.